Logistik Vs Transportasi

Dua sektor terpenting yang membantu menggerakkan perekonomian suatu negara adalah logistik dan transportasi. Keduanya merupakan roda penggerak penting dalam roda perekonomian karena membantu mendatangkan dan mendistribusikan barang dan material. Misalnya, jika terjadi kekurangan gandum dan beras di Malaysia atau Vietnam, negara Asia Selatan lainnya dapat membantu menyediakan pasokan untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Logistik dan transportasi adalah dua Ekspedisi Kirim Motor kata yang terkait erat satu sama lain. Faktanya, dengan contoh yang diberikan sebelumnya, kedua proses tersebut dilakukan secara beriringan. Tapi pertanyaannya adalah bisakah yang satu benar-benar bertahan tanpa yang lain? Atau apakah tidak ada perbedaan mutlak antara keduanya dan bahwa logistik dan transportasi mengacu pada entitas yang sama?

Transportasi mengacu pada cara mendistribusikan barang, persediaan, sumber daya, informasi, orang, dan energi dari titik asal ke titik tujuan menggunakan salah satu dari lima moda transportasi: penggerak hewan, udara, jalan raya, kereta api, dan air, atau kombinasinya. Karena transportasi hanya berkaitan dengan pemindahan persediaan, seseorang harus mengurus penyerahan, pengemasan, mengatur waktu pengambilan dan pengiriman barang, dan menjaga koordinasi, terutama ketika antar moda atau kombinasi dari dua atau lebih moda transportasi digunakan. . Saat itulah logistik masuk.

Logistik didefinisikan sebagai proses pengelolaan barang, persediaan, sumber daya, informasi, orang, dan bahkan energi dari sumber ke pengguna. Negara mana pun dapat bersaksi betapa pentingnya logistik bagi kesehatannya. Logistik bukan hanya perusahaan yang mengirimkan surat udara Anda dengan segera. Logistik ditemukan di setiap departemen pemerintahan, dari militer hingga dinas kesehatan, dari lembaga pendidikan hingga infrastruktur, dan tentu saja, dunia perdagangan yang sadar waktu. Aplikasi logistik ini lebih populer dengan sebutan business logistics.

Logistik bisnis, tidak seperti logistik militer di mana perhatian lebih difokuskan pada kecepatan dan kuantitas, lebih terkonsentrasi pada pengiriman barang yang tepat, pada waktu dan tempat yang ideal, dengan harga yang ideal, menggunakan jumlah energi, tenaga, dan keuangan yang efisien. sumber. Ini adalah bisnis sebagian besar kurir di dunia.

Sementara sebagian besar kurir memiliki kendaraan sendiri, seperti pesawat udara, jet laut, truk, dan feri, logistik bisnis sebenarnya tidak perlu memiliki alat transportasi sendiri. Dalam kasus seperti ini, penyedia layanan truk atau pengiriman disewa untuk mendistribusikan komoditas.

Misalnya, dalam mengirim barang ke negara di mana perjalanan udara tidak tersedia, kurir mendapatkan jasa perusahaan pelayaran, dan sebagai tambahan, seorang pengemudi truk membantu mengantarkan barang begitu kapal tiba. Kurir memiliki tanggung jawab untuk memilih kapal dan truk mana yang memberikan penanganan pasokan tercepat namun efisien. Seorang kurir mungkin juga membutuhkan tempat penyimpanan atau perusahaan pergudangan, terutama ketika ada kebutuhan untuk menyimpan barang sambil menunggu sopir truk. Namun, sebagian besar perusahaan pelayaran memiliki gudang sendiri.

Baru-baru ini, pengemudi truk dan perusahaan pelayaran mulai mengadaptasi logistik sebagai bagian dari operasi bisnis mereka. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang layanan mana yang akan digunakan saat mengirim barang. Haruskah seseorang pergi ke perusahaan logistik atau transportasi?

Apakah seseorang memilih logistik daripada transportasi, jawabannya tidak akan ada bedanya. Lihat, bahkan perusahaan transportasi menggunakan logistik untuk operasi bisnis mereka. Keduanya memang harus berjalan beriringan demi tercapainya pengiriman barang yang aman dan efisien.

 

 

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *